di rumah keluarga angkatnya mas ditto dan fitra yang tinggal di Tokyo, Bapak dan ibu Takehiko Ooyama, tepatnya di pinggiran Tokyo, daerahnya bernama atau kawasan Saitama prefecture, di kota Miyashiro Machi, rumahnya seperti umumnya rumah keluarga Jepang, dengan tatami dan sangat asri.
Friday, September 5, 2008
RENUNGAN
Harta yang paling berharga adalah SABAR
Teman yang paling setia adalah AMAL
Ibadah yang paling indah adalah IKHLAS
Identitas diri yang paling tinggi adalah IMAN
Dan Pekerjaan yang paling berat adalah MEMA'AFKAN
Tenang hati ada dalam IMAN
Bahagia ada dalam SHOLAT
Sehat jasmani dan rohani ada dalam RIDHO
Cantik atau tampan ada dalam SENYUM
Menjaga kehormatan diri ada dalam HIJAB
dan Damai dalam jiwa ada dalam DZIKIRULLAH
Sahabat adalah Dia yang Menghampiri, ketika orang lain menjauh krn persahabatan itu seperti Tangan dan Mata,
Saat tangan terluka Mata yang menangis dan saat Mata menangis, Tangan yang mengusap.
Teman yang paling setia adalah AMAL
Ibadah yang paling indah adalah IKHLAS
Identitas diri yang paling tinggi adalah IMAN
Dan Pekerjaan yang paling berat adalah MEMA'AFKAN
Tenang hati ada dalam IMAN
Bahagia ada dalam SHOLAT
Sehat jasmani dan rohani ada dalam RIDHO
Cantik atau tampan ada dalam SENYUM
Menjaga kehormatan diri ada dalam HIJAB
dan Damai dalam jiwa ada dalam DZIKIRULLAH
Sahabat adalah Dia yang Menghampiri, ketika orang lain menjauh krn persahabatan itu seperti Tangan dan Mata,
Saat tangan terluka Mata yang menangis dan saat Mata menangis, Tangan yang mengusap.
Tuesday, September 2, 2008
ROPPONGI HILLS
TOKYO UNIVERSITY - TODAI
Ndak kebayang aku bisa lihat dan jalan2 keliling Todai, ini salah satu universitas terkenal di Jepang selain Kyodai (Kyoto University - tempat anak dan mantuku sekarang menuntut ilmu). Kalau di Kyodai, bangunannya banyak yang sudah baru, tapi di Todai, bangunannya masih kuno dan mungkin tetap dipertahankan seperti itu. Mudah2an kelak Ade - gadisku yang imut mau atau bisa meneruskan ke sana..ayo De..belajar yg giat supaya bisa meneruskan kuliah ke Todai...
NAIK SHINKANZEN
ini kali ke 2 saya naik kereta api tercepat di dunia, kali ini saya menempuh jarak yang lumayan jauh, yaitu Kyoto - Tokyo dengan jarak tempuh sama dengan Jakarta - Surabaya, lebih kurang 700 km, dan hanya ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Wah, Jepang memang teratur sekali, semua bisa diperhitungkan dengan tepat. Jalan, bis, apalagi kereta bawah tanahnya semua teratur rapi, di jam2 padat saja, orang masih berjajar rapi untuk naik ke bis atau kereta yang merupakan transportasi umum masyarakat Jepang pada umumnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

