Saturday, July 26, 2008

berbagi cerita lanjutan 'kegaduhan'

Mungkin bisa dibayangkan, kalau tiba-tiba rumah kita terisi dengan 16 anak ato orang yang sebelumnya, meskipun kita kenal, tapi tidak pernah bersama selama 24 jam penuh... plus dengan latar belakang dan 'habitat' yang berbeda. Dan mereka semua dikenal sebagai anak jalanan ato tepatnya anak yang tumbuh di jalanan.

Konsep-konsep yang kita anggap 'normal' itu bagi mereka tidak. Dari bergaul dengan merekalah saya menyadari bahwa ada masa yang 'hilang' dalam kehidupan mereka. Dan 'masa' itulah yang ingin saya kembalikan, itupun tidak mudah karena usia mereka sekarang sudah dewasa.

Kami membiarkan masing-masing individu untuk mencari kesibukan yang relatif baru bagi mereka sambil diamati setiap perkembangan kemajuan ato potensi yang ada pada masing-masing individu.

Membangkitkan 'mimpi' ato cita-cita bagi mereka ternyata juga tidak mudah. Karena sebelumnya mereka tidak pernah punya mimpi ato cita-cita yang tinggi ataupun muluk2. Dari bangun tidur yang terpikir pertama kali adalah: bagaimana dapat uang untuk makan hari ini, dan benar-benar hanya untuk hari ini. Sehingga berapapun yang didapat hari ini pastilah akan dihabiskan pada hari itu juga, untuk besok...besok aja dipikirkan. Tidak ada konsep menyimpan untuk besok atau yang ke arah itu...
Dan hal ini berpengaruh dengan persediaan makanan di rumah. Tadinya saya tidak begitu peduli, tapi lama-lama saya menjadi terganggu juga karena sebanyak apapun persediaan makanan di rumah kenapa selalu habis hanya dengan hitungan hari. Padahal waktu itu asumsi saya bisa untuk persediaan 2 minggu. Lalu dipakailah aturan alias trik, semua pakai dijatah tidak ada yang terkecuali..hasilnya aman-aman aja.

Dengan pelan-pelan membangkitkan 'mimpi' inilah banyak hal di luar perkiraan yang terlepas.. Ada kejadian yang sangat menarik terjadi. Salah satu anak, rio namanya, lepas kendali. Mencoba membangkitkan mimpinya tanpa menyadari realitas yang sebenarnya. Sehingga menjadi troublemaker di rumah.. Bisa dibayangkan bila sesaat dia 'bermimpi' atau membayangkan menjadi tokoh/orang yang bernama Batman, saat itu juga dia akan berlaku atau berlagak dan ingin dipanggil sebagai Batman dst..setiap saat akan terus berubah dan berubah .. Sampai suatu saat nyaris seperti orang yang kesurupan ...
Semua prihatin atas apa yang terjadi dengan dirinya ..sekaligus bingung apa yang harus dan tepat dilakukan untuk mengembalikan keadaannya seperti sediakala. Berbagai cara dan upaya dilakukan untuk menormalkan keadaannya.

No comments: